Bagaimana Indonesia Bersatu untuk Memerangi COVID-19

Pada 29 Februari 2020, Presiden Indonesia mendeklarasikan keadaan darurat nasional atas wabah COVID-19 di Indonesia. Sejak saat itu, banyak tindakan pencegahan telah dilakukan untuk mengurangi penyebaran penyakit.

1 | Apa yang dilakukan oleh pemerintah

 

  • Fasilitas darurat untuk pasien COVID-19 sedang dikembangkan oleh pemerintah dengan pesat. Perkampungan Atlet atau Wisma Atlet di Jakarta Utara yang pernah digunakan pada Asian Games 2018 sebelumnya akan ditetapkan sebagai zona karantina bagi penderita gejala COVID-19. Fasilitas gawat darurat diharapkan lengkap dan akan menampung kapasitas untuk menampung 22.200 pasien. Diperkirakan pada Senin (23/3), 2.400 kamar sudah siap karantina. Selain itu, Pulau Sebaru di Kepulauan Seribu dan Pulau Galang di Kepulauan Riau juga sedang menyiapkan fasilitas pengobatan yang diharapkan siap pada 28 Maret 2020.
  • Pemprov DKI Jakarta melakukan penyemprotan disinfektan di sejumlah ruas jalan di lima wilayah perkotaan Provinsi DKI Jakarta pada Ahad, 22 Maret 2020. Penyemprotan dilakukan oleh tim yang terdiri dari 100 petugas pemadam kebakaran di masing-masing wilayah kota. Peralatan pendukung yang disiapkan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Provinsi meliputi tas punggung untuk masing-masing personel, mobil pompa 4.000 dan 10.000 liter, motor pompa, motor URC, dan alat pelindung diri (APD) standar.
  • Beberapa pemerintah daerah telah menerapkan pembatasan sementara pada pertemuan massal dan menutup tempat-tempat umum, termasuk sekolah dan tempat hiburan seperti karaoke keluarga, pub musik live, dan disko. Kebijakan tersebut diterapkan di beberapa daerah, seperti Jakarta, Malang, Solo, dan Surabaya.
  • Pesawat C-130 Hercules TNI yang membawa peralatan medis dari China mencapai Natuna pada Minggu, 22 Maret 2020. Bantuan medis tersebut meliputi masker sekali pakai, masker N95, pakaian pelindung, kacamata pelindung, sarung tangan, penutup sepatu, termometer infra merah, dan topi bedah yang akan berupa digunakan kedepannya untuk penanganan wabah COVID-19 di Indonesia.

2 | Apa yang didorong untuk dilakukan oleh orang-orang

a | Jarak sosial

Social distancing berarti menjaga jarak antara Anda dan orang lain dan mengurangi kontak dekat.

Ini penting karena COVID-19 kemungkinan besar menyebar dari orang ke orang melalui:

  • Kontak langsung dengan orang yang terinfeksi dan terkadang bahkan sebelum orang tersebut mengalami gejala
  • Kontak langsung dengan tetesan pernapasan dari orang yang terinfeksi yang batuk atau bersin
  • Menyentuh benda atau permukaan (seperti gagang pintu atau meja) yang terkontaminasi dari batuk atau bersin orang yang terinfeksi dan kemudian menyentuh mulut atau wajah Anda sendiri.

Jadi, semakin jauh jarak antara Anda dan orang lain, semakin sulit virus menyebar. Oleh karena itu, disarankan untuk menghindari kontak dekat dengan orang lain dengan menjaga jarak lebih dari 1,5 meter dari mereka.

b | Kebersihan yang baik

Mempraktikkan kebiasaan kebersihan yang baik juga diperlukan, seperti:

  • Sering mencuci tangan dengan sabun dan air, sebelum dan sesudah makan, dan setelah ke toilet
  • Menutup mulut dan hidung dengan siku saat batuk dan bersin, buang tisu bekas, dan gunakan hand sanitizer berbahan dasar alkohol
  • Menghindari jabat tangan dan ciuman
  • Lakukan desinfektan secara teratur pada permukaan yang sangat mudah disentuh, seperti meja, bangku dapur, dan gagang pintu, apa bila Anda ingin melakukan menyeluruh Anda dapat memanggil jasa profesional seperti jasa disinfektan surabaya
  • Meningkatkan ventilasi di rumah dengan membuka jendela atau mengatur AC

c | Bekerja dari rumah

Pemerintah Indonesia telah berpesan kepada seluruh warganya untuk bekerja dari rumah guna mengurangi pertemuan massal yang tidak perlu dan mencegah penyebaran COVID-19.

3 | Apa yang dapat Anda lakukan untuk membantu

  • Anda dapat menyebarkan hal positif dan tetap produktif saat Anda #stayathome. Cobalah untuk menulis atau merekam video / podcast tentang bagaimana Anda mencoba melewati isolasi diri dengan cara yang menyenangkan, kreatif, dan menginspirasi. Posting di platform media sosial Anda.
  • Jika Anda tidak dapat bertemu mereka di luar, Anda selalu dapat melakukannya secara online. Dukung teman dan keluarga Anda; tanyakan tentang kesejahteraan dan kesehatan mereka melalui telepon, pesan, dan panggilan video. Berinteraksi dengan mereka meskipun hanya obrolan ringan dan obrolan ringan. Lebih penting lagi, beri tahu mereka betapa mereka berarti bagi Anda dan dorong mereka untuk menjaga kebersihan pribadi dan jarak sosial yang baik.
  • Banyak industri, termasuk industri kuliner dan makanan, terkena dampak wabah COVID-19 secara signifikan. Oleh karena itu, memungkinkan usaha kecil untuk berkembang adalah hal terkecil yang dapat Anda lakukan untuk membantu pemulihan ekonomi dan untuk membantu keluarga berpenghasilan rendah bangkit kembali. Dan masih banyak hal lain yang dapat Anda lakukan, misalnya membeli perlengkapan dari toko grosir kecil di dekat tempat Anda.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *